Newsticker

Warta Cendana Edisi XII No.1 Juli 2019

Warta Cendana Edisi XII No.1 Juli 2019

Sumber daya alam dari sektor kehutanan harus dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat. Dalam Warta Cendana edisi XII No. 1 ini, Lisna Efiyanti membahas pemanfaatan dan aplikasi nanoteknologi di bidang hasil hutan, misalnya nano karbon dari lignoselulosa, sebagai salah satu perkembangan teknologi untuk menciptakan produk yang lebih maju di masa depan. Jika kemajuan teknologi merupakan peluang dan tantangan untuk meningkatkan daya saing, pelestarian hutan adalah syarat mutlak untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam. Mariany M. da Silva menjelaskan bagaimana pengembangan hutan rakyat di Umbu Kowulu, Sumba Tengah, mampu menyediakan dasar bagi hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara masyarakat dan hutan. Eksploitasi hasil hutan, antara lain bahan pangan, papan, dan obat-obatan tradisional, dilakukan seperlunya dan terbatas demi menjaga kesinambungannya. Di wilayah lain, Budy Zet Mooy melakukan riset tentang strategi pemasaran madu hutan Pulau Timor. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kondisi aktual pemasaran madu di Kota Kupang membutuhkan pengembangan kebijakan yang agresif, dengan mengoptimalkan kekuatan yang ada untuk sebesar-besarnya memanfaatkan peluang yang tersedia. Selain lebah dengan produk madunya, satwa endemik di Pulau Timor juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu aset daerah yang mendatangkan PAD baik secara langsung maupun tidak langsung. Oki Hidayat menawarkan bentuk wisata minat khusus birdwatching sebagai pemanfaatan dan perlindungan satwa endemik secara lestari. Sementara itu, Dani Pamungkas mengulas tentang perlindungan terhadap aset penting hutan, salah satunya adalah dari ancaman bahaya kebakaran. Melalui sistem zonasi, akan terpetakan lokasi-lokasi yang memiliki tingkat ancaman kebakaran yang rendah sampai tinggi. Antisipasi dan langkah mitigasi kebakaran merupakan bagian penting dalam upaya pemanfaatan dan pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan.