Newsticker

Detail Berita

PEMBAHASAN RENJA TAHUN 2020: PERAN BLI MEMILIKI OTORITAS ILMIAH DALAM MENDUKUNG PROGRAM KLHK

PEMBAHASAN RENJA TAHUN 2020: PERAN BLI MEMILIKI OTORITAS ILMIAH DALAM MENDUKUNG PROGRAM KLHK

Bogor, 19 Nopember 2019.  Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPLHK) Kupang menghadiri Pembahasan Rencana Kerja (Renja) Lingkup Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Tahun 2020 di Hotel Amaroosa, Bogor (18/11/2019).

Kepala BPPLHK Kupang, Sumitra Gunawan berkesempatan untuk memaparkan rancangan Renja tahun 2020.

Sebelumnya, Sekretaris BLI Dr. Ir. Sylvana Ratina, M.Sc  dalam sambutannya mengatakan bahwa BLI memiliki komitmen untuk melaksanakan perannya sebagai lembaga yang memiliki otoritas ilmiah dalam mendukung program dan kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk itu, hasil-hasil penelitian, pengembangan dan inovasi diarahkan untuk menjadi suatu dasar dalam pengambilan kebijakan, serta mampu menjawab permasalahan khususnya di bidang lingkungan hidup dan kehutanan serta kebutuhan masyarakat luas pada umumnya, tutur Sylvana.

Selanjutnya Sylvana mengatakan dalam upaya peningkatan pengembangan hasil penelitian yang implementatif, perlu suatu area khusus yang sesuai peruntukkannya guna meningkatkan kesiapterapan hasil penelitian. Salah satu area yang khusus diperuntukkan bagi implementasi hasil penelitian,  pengembangan dan inovasi tersebut adalah Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) dan Hutan Penelitian (HP).

“BLI mengelola 35 (tiga puluh lima) KHDTK yang tersebar di seluruh Indonesia dan dapat digunakan sebagai laboratorium lapangan oleh para peneliti BLI”

Dalam penyusunan Renja tahun 2020, pendekatan perencanaan dan penganggaran yang digunakan harus mengacu pada rencana kerja Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial, tegas Sylvana.

Sasaran program penelitian dan pengembangan lingkungan hidup dan kehutanan tahun 2020 terbagi menjadi 4 (empat) yaitu :

  1. Penguatan IPTEK bidang Lingkungan Hidup
  2. Peningkatan IPTEK Nilai Tambah Hasil Hutan
  3. Terkelolanya Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus untuk Litbang
  4. Tersedianya Produk Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang Inovatif dan Implementatif

Sektor litbang dan inovasi harus mampu memberikan jawaban terhadap persoalan lingkungan hidup dan kehutanan. Bahwa semua komponen, stakeholders birokrasi di BLI harus bergerak untuk senantiasa tidak hanya memenuhi kinerja sebatas dokumen pelaporan, tetapi harus mampu mendekatkan jarak antara capaian numerik dengan faktual di lapangan.

Penguatan koordinasi dan kerjasama bersama pemerintah daerah dan unsur masyarakat yang bergerak di lingkungan hidup dan kehutanan perlu selalu dilakukan dalam kegiatan riset, sehingga diharapkan secara kumulatif bersama dengan sektor lain menggerakkan roda pembangunan nasional.

Acara ini diisi oleh nara sumber dari Biro Perencanaan KLHK dan dihadiri oleh Kepala Satker lingkup BLI untuk memaparkan mengenai rancangan Renja Tahun 2020.